Dynamic Blinkie Text Generator at TextSpace.net

Jumat, 23 Mei 2014

DISINTEGRASI BANGSA

A.Latar Belakang
Indonesia sebagai negara kesatuan pada dasarnya dapat mengandung potensi kerawanan akibat keanekaragaman suku bangsa, bahasa, agama, ras dan etnis golongan. Hal tersebut merupakan faktor yang berpengaruh terhadap potensi timbulnya konflik sosial.  Dengan semakin marak dan meluasnya konflik akhir-akhir ini, merupakan suatu pertanda menurunnya rasa nasionalisme di dalam masyarakat.
Kondisi seperti ini dapat terlihat dengan meningkatnya konflik yang bernuansa SARA, serta munculya gerakan-gerakan yang ingin memisahkan diri dari NKRI  akibat  dari ketidak puasan dan perbedaan kepentingan, apabila kondisi ini tidak segera ditangani dengan baik akhirnya akan berdampak pada disintegrasi bangsa.

Kamis, 22 Mei 2014

HUBUNGAN SOSIAL



Pengertian Hubungan Sosial

Hubungan sosial adalah hubungan seseorang  dengan orang lain di tengah-tengah masyarakat.

Unsur-unsur hubungan sosial :

1. Hubungan timbal balik atau saling berinteraksi.
2. Dilakukan antar manusia dalam bentuk individu dan kelompok.
3. Belangsungan di tengah-tengah masyarakat.
4. Ada tujuan tertentu ( yaitu memenuhi kebutuhan hidup ).

SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU TENTANG MASYARAKAT


STANDAR KOMPETENSI  
Memahami perilaku keteraturan hidup sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat
KOMPETENSI DASAR               
Menjelaskan fungsi sosiologi sebagai ilmu yang mengkaji hubungan masyarakat dan lingkungan      
Sosiologi termasuk rumpun ilmu sosial, bukan ilmu penge ahuan alam ataupun ilmu kerohanian.  Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yg kategoris,  artinya sosiologi membatasi diri dengan apa yang terjadi dan bukan pada apa yang seharusnya terjadi.     Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan murni (pure science ), bukan ilmu terapan ( applied science ). SIFAT  & HAKEKAT SOSIOLOGI      Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan abstrak, artinya yg diperhatikan adalah pola dan peristiwa yg terjadi di dalam masyarakat. Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian-pengertian  dan pola umum. Sosiologi  merupakan ilmu pengetahuan yang rasional, terkait dengan ilmu yang digunakanya.
PENGANTAR  SOSIOLOGI
Sosiologi awalnya cabang dr ilmu filsafat di kembangkan oleh Auguste Comte dr Perancis di pertengahan abad 18.Sosiologi bisa sebagai ilmu murni dan ilmu    pengetahuan terapan / praktis.Sosiologi termasuk ilmu pengetahuan krn     sosiologi mengembangkan suatu kerangka    pengetahuan yang tersusun dan teruji yg berdasarkan pada penelitian ilmiah, dan mendasarkan kesimpulannya pada bukti bukti ilmiah.CIRI-CIRI UTAMA SOSIOLOGISosiologi bersifat empiris, krn berdasarkan   pada pengamatan (  observasi ) terhadap      kenyataan – kenyataan sosial dan hasilnya tidak  bersifat spekulatif.Sosiologi  bersifat teoritis, artinya sosiologi selalu berusaha utk menyusun kesimpulan dari hasil observasi untuk menghasilkan teori keilmuan.Sosiologi bersifat kumulatif, artinya teori dalam sosiologi dibentuk atas dasar teori yg sudah ada sebelumnya. Kemudian diperbaiki, diperluas, serta diperdalam.Sosiologi bersifat nonetis.KONSEP DASAR SOSIOLOGIKonsep dasar sosiologi terdapat dua pengertian ;                a. Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan                 b. Sosiologi sebagai metode Secara etimologi, sosiologi berasal dari kata socious dan logosSocious artinya teman, logos yang berarti kata perkataan atau pembicara.Secara harfiah, sosiologi berarti berbicara   mengenai masyarakat.BEBERAPA TOKOH SOSIOLOGI MEMBERIKAN DIFINISI
Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial , studi ilmiah tentang masyarakat dan tentang aspek kehidupanmasyarakat manusia yang diambil dari kehidupan di dalam masyarakat.
Auguste Comte, ilmu yang mempelajari manusia sebagai makluk yg mempunyai naluri utk senantiasa hidup bersama dengan temannya.
JAA Van Doorn dan CJ Lammars, ilmu pengetahuan    tentang struktur-struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.
WF Ogburn dan Meyer F Nimkoff, merupakan penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial, dan hasilnya  yaitu organisasi sosial.
Roucek dan Warren, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dengan kelompoknya.
Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, ilmu yang mempelajari struktur sosial, proses sosial, dan perubahan sosial.
Pitirin A Sorokin, ilmu yang mempelajari ;
a.       Hubungan maupun pengaruh timbal balik antara gejala sosial dgn gejala nonsosial, spt pengaruh  iklim terhadap watak manusia, dan pengaruh kesuburan tanah terhadap pola imigrasi penduduk.                               
b.   Ciri-ciri umum dari semua jenis gejala atau fenomena sosial yang terjadi di dalam masyarakat.                               
c.   hubungan maupun pengaruh timbal balik antara berbagai gejala sosial .
KEGUNAAN SOSIOLOGI
1. Perencanaan Sosial :
1.    Memahami perkembangan kebudayaan  masyarakat tradisional maupun modern.                               
2.    Memahami  hubungan manusia dgn  lingkungan alam, hubungan antargolongan, juga proses perubahan dan pengaruh
       penemuan baru terhadap masyarakat.                                
3.     Memiliki disiplin ilmiah yg didasarkan atas obyektivitas.                               
4.     Dengan berpikir secara sosiologis.                               
5.     Merupakan alat utk  mengetahui perkembangan masyarakat guna menciptakan  ketertiban  masyarakat.
2. PENELITIAN
1.   Memahami simbol kata-kata, kode, serta berbagai istilah yg digunakan masyarakat sbg obyek penelitian empiris.               
2.   Pemahaman pola-pola tingkah laku manusia dlm masyarakat.               
3.   Mempertimbangkan berbagai fenomena sosial yg timbul dlm kehidupan masyarakat, terlepas dr           prasangka subyektif.               
4.   Mampu melihat kecenderungan-kecenderungan arah perubahan pola tingkah laku anggota masyarakat atas        sebab-akibat tertentu.               
5.   Kehati-hatian dlm memjaga pemikiran yg rasional shg tidak terjebak dalam pola pikir yang tidak jelas.
3. PEMBANGUNAN    
Peningkatan taraf hidup masyarakat mencakup ;               
1.   Pembangunan harus bersifat rasiolistis.               
2.   Adanya rencana dan proses pembangunan.               
3.   Peningkatan produktivitas.               
4.   Peningkatan standart kehidupan.               
5.   Kesempatan yang sama utk berprestasi.    
Dalam pembangunan terdapatbeberapa tahapan ;               
1.   Perencanaan                
2.   Penerapan                
3.   Evaluasi.
4. PEMECAHAN MASALAH
   Masalah sosial  timbul dari kekurangan-kekurangan  dalam diri manusia  atau kelompok sosial yg bersumber pada faktor ;
  1.   EKONOMIS                               
2.   BIOLOGIS                               
3.   PSIKOLOGIS                                
4.   KEBUDAYAAN                
Pada  umumnya  yang  dianggap  masyalah  sosial ;
1.   KEMISKINAN                              
2.   KEJAHATAN                               
3.   DISORGANISASI KELUARGA                               
4.   MASALAH GENERASI MUDA                               
5.   PEPERANGAN                               
6.   PELANGGARAN THD NORMA MASYARAKAT                               
7.   MASALAH KEPENDUDUKAN                               
8.   MASALAH LINGKUNGAN HIDUPMETODE-METODE SOSIOLOGI
Metode Statistik
Metode Eksperimen ( Percobaan )
Metode Induktif  & Deduktif
Metode Studi kasus
Metode Survei Lapangan
Metode Partisipasi
Metode Empiris & Rasionalistis
Metode Fungsionalis
Metode Studi Pustaka
KONSEP-KONSEP TENTANG REALITA SOSIAL BUDAYA
Masyarakat
Interaksi Sosial
Status & Peranan
Nilai
Norma
Lembaga Sosial ( Pranata Sosial )
Sosialisasi
Perilaku Menyimpang
Pengendalian sosial
Proses Sosial
Perubahan Sosial  Budaya
Kebudayaan
HUBUNGAN ANTARA BERBAGAI KONSEP REALITA SOSIAL BUDAYA
Masyarakat & Kebudayaan
Masyarakat & Interaksi Sosial
Status & Peranan Sosial
Nilai, Norma & Lembaga Sosial
Perilaku Menyimpang & Pengendalian Sosial
DATA SOSIOLOGI TENTANG FENOMENA SOSIAL MASYARAKAT SETEMPAT
Penurunan Kualitas Moral  ( Demoralisasi )
Terorisme
Merebaknya Kasus Perdagangan Anak
Meningkatnya angka kemiskinan
http://idrisedi.blogspot.com/2012/09/pengenalan-sosiologi-sebagai-ilmu_3929.html

Pengertian Psokologi Sosial

Psikologi merupakan kata yang diambil dari bahasa Belanda “psycologie” atau dari bahasa Inggris “ psychology”. Ditinjau dari sudut asal katanya, kata psycologie dan psychology berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua buah kata, yaitu “psyce”  dan “logos” yang berarti jiwa dan ilmu. Berdasarkan kedua pengertian itu, maka orang dengan mudah memberikan batasan atau pengertian psikologi sebagai ilmu pengetahuan tentang jiwa atau sering disebut dengan “ilmu jiwa”. (Walgito,2002:1)
Pada tahun 1930, di Amerika Serikat telah dikembangkan psikologi yang secara khusus mempekajarti hubungan antar manusia. Akhirnya muncullah cabang ilmu baru dari ilmu jiwa ini yang kemudian dikenal dengan istilah psikologi sosial. Masalah-masalah yang menjadi fokus bahasannya adalah kegiatan-kegiatan manusia dalam hubungannya dengan kontek sosialnya.
Diantara kegiatan-kegiatan tersebut adalah kelompok organisasi, kepemimpinan nya, anggota atau pengikut nya, prilaku moral nya, kekuasaan nya, komunikasinya, dan kebudayaan nya ( Ahmadi, 2002 ).

KONSEP-KONSEP DALAM SOSIOLOGI

A.  Masyarakat
Masyarakat merupakan kumpulan individu yang mendiami wilayah tertentu. Dalam masyarakat terdapat nilai dan norma yang mengatur kehidupan bermasyarakat.
B.  Interaksi Sosial
Interaksi sosial merupakan kunci terjadinya hubungan sosial. Hal yang penting dalam interaksi adalah harus ada respons dari lawan bicara kita. Apabila tidak ada respons dari orang lain, tidak akan terjadi interaksi sosial. Interaksi sosial akan menimbulkan adanya kelompok-kelompok sosial.

GOLONGAN RAS YANG ADA DI INDONESIA

pelajaran
1) Golongan Papua Melanesoid
ciri – ciri :
- rambut keriting, bibir tebal dan kulit hitam
- kelompok manusia yang termasuk golongan ini adalah penduduk Pulau Papua, Kai, dan Aru
2) Golongan Negroid
ciri – ciri :
- seperti orang negro tetapi mereka bukan keturunan negro.
- rambut keriting, perawakan kecil dan kulit hitam
- persebarannya di Semenanjung Malaya dan orang Mikroskopi di Kepulauan Andaman

Primordialisme

Primordialisme adalah sebuah pandangan atau paham yang memegang teguh hal-hal yang dibawa sejak kecil, baik mengenai tradisi, adat-istiadat, kepercayaan, maupun segala sesuatu yang ada di dalam lingkungan pertamanya.
Etimologi
Primordil atau Primordialisme berasal dari kata bahasa Latin primus yang artinya pertama dan ordiri yang artinya tenunan atau ikatan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),Primordialisme adalah perasaan kesukuan yg berlebihan.
Ikatan seseorang pada kelompok yang pertama dengan segala nilai yang diperolehnya melalui sosialisasi akan berperan dalam membentuk sikap primordial. Di satu sisi, sikap primordial memiliki fungsi untuk melestarikan budaya kelompoknya. Namun, di sisi lain sikap ini dapat membuat individu atau kelompok memiliki sikap etnosentrisme, yaitu suatu sikap yang cenderung bersifat subyektif dalam memandang budaya orang lain. Mereka akan selalu memandang budaya orang lain dari kacamata budayanya. Hal ini terjadi karena nilai-nilai yang telah tersosialisasi sejak kecil sudah menjadi nilai yang mendarah daging (internalized value) dan sangatlah susah untuk berubah dan cenderung dipertahankan bila nilai itu sangat menguntungkan bagi dirinya. Terdapat 2 jenis etnosentris yaitu: 1. etnosentris infleksibel yakni suatu sikap yang cenderung bersifat subyektif dalam memandang budaya atau tingkah laku orang lain, 2. Etnosentris fleksibel yakni suatu sikap yang cenderung menilai tingkah laku orang lain tidak hanya berdasarkan sudut pandang budaya sendiri tetapi juga sudut pandang budaya lain. Tidak selamanya primordial merupakan tindakan salah. Akan tetapi bisa disaja dinilai sebagai sesuatu yang mesti dipertahankan. Dalam sudut pandang ajaran (ritual) misalnya. Perilaku primordialisne merupakan unsur terpenting, saat memberlakukan ajaran intinya.